KUALA KAPUAS, Suara
Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas
menyelenggarakan acara Milad ke-111 Muhammadiyah dengan tema Ikhtiar
Menyelamatkan Semesta dan dijabarkan dalam sub tema ikhtiar membangun Kabupaten
Kapuas yang berkemajuan dan mencerahkan. Bersamaan kegiatan tersebut juga
dilaksanakan pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas dan Pimpinan
Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Kapuas untuk masa bakti 2022-2027.
Acara
berlangsung di Komplek Perguruan Muhammadiyah Kapuas, jalan Barito, Kecamatan
selat Hulu , Kabupaten Kapuas, Sabtu (25/11/2023) diawali dengan Doa yang
dipimpin oleh Ustadz Amanto Surya langka, Lc dari Palangka Raya.
Hadir
dalam.acara tersebut Penjabat bupati Kapuas dan unsur forkopimda Kabjpaten
Kapuas, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalteng yang diwakili H.M Zuhri, Daryana
dan Syairi Abdullah, PW Aisyiyah Kalteng, Ketua MUI Kabupaten Kapuas, Ketua PC
NU, Muslimat NU, Ketua FKUB, ketua KNPI Kalimantan Tengah, anggota DPRD
Kabupaten Kapuas dan propinsi Kalimantan Tengah, Pimpinan Wilayah Pemuda
Muhammadiyah Kalteng, Seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang
Muhammadiyah di Kapuas, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta tamu undangan
yang telah hadir.
Ketua
Panitia Milad M. Jallaludin mengucapkan syukur acara Milad dan pengukuhan dapat
berjalan lancar dan banyak tamu yang hadir.
Ia mengatakan ikhtiar yang telah dilakukan oleh KH Ahmad Dahlan sejak
berdirinya Muhammadiyah tahun 1912 bertujuan agar bangsa ini semakin maju dan
semakin kokoh, meskipun berat dan banyak tantangan dalam perjalanannya, sampai
saat ini kita tinggal melanjutkan perjuangan KH Ahmad Dahlan melalui
pergerakan-pergerakan di daerah.
Ia
mengatakan Tema Milad ke-11 “Ikhtiar Menyelamatkan Semesta” ini
adalah bagaimana upaya agar dunia dan bangsa dapat menjadi lebih baik.
“PDM
Kapuas periode ini akan menargetkan minimal 5 Sekolah Muhammadiyah harus
berdiri di Kabupaten Kapuas. Saat ini sudah ada 2 sekolah berdiri, sedang dalam
proses pengurusan izin pendirian sekolah yaitu di Pulau Petak dan sekolah
Madrasah Aliyah di desa Mampai, dan menyusul di desa Manusup dan Tamban Catur,
dan daerah lainnya di Kabupaten Kapuas. Muhammadiyah harus bergerak membangun
Kabupaten ini” ucap Jalal yang juga sekretaris PDM Kapuas
Ketua
PDM Kapuas, H. Kamaruddin AK menceritakan perjalanan Muhammadiyah cukup panjang
, yang mana diusianya yang ke-111 sejak 18 November 1912 sampai dengan 18
November 2023. Melalui hal inilah organisasi Muhammadiyah berikhtiar dan
berkontribusi turut ambil bagian memajukan dan mencerahkan bangsa, khususnya di
wilayah Kabupaten Kapuas
”
Selaras dengan tema milad ke-111 Muhammadiyah, PDM Kapuas mencoba menjabarkan
menjadi sub tema “Ikhtiar membangun Kabupaten Kapuas yang berkemajuan dan
mencerahkan” dengan harapan 5 tahun kedepan, Kabupaten Kapuas harus lebih
maju dan mencerahkan” katanya.
Sementara
, Erlin Hardi, ST, MT selaku Penjabat (Pj.) Bupati Kabupaten Kapuas sangat
mengapresiasi peran Muhammadiyah bagi daerah. Dia mengatakan, organisasi
masyarakat terbesar ini sudah terbukti perjuangannya, mulai dari pendidikan,
sosial kesehatan dan penegakan tauhid. Organisasi Muhamadiyah di kabupaten ini
juga dinilai rapi dan kompak dalam menjalankan tugasnya.
Selanjutnya
ia mengucapkan selamat Milad Muhammadiyah yang ke – 111 dan selamat atas
pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah beserta seluruh Pimpinan Cabang
Muhammadiyah Kapuas masa bakti 2022-2027 .
“Semoga
dapat menjalankan tugas-tugas persyarikatan dengan iklhas dan amanah,”
ucapnya.
Dikatakan
Erlin bahwa Peran Muhammadiyah Kapuas ini juga sangat penting bagi pemerintah
Kabupaten Kapuas, sudah banyak sekolah-sekolah yang didirikan oleh Muhammadiyah
di Kapuas. Melalui ikhtiar di bidang pendidikan, sosial, kesehatan, Sejak awal
Muhammadiyah Kapuas juga telah membangun beberapa amal Usaha lembaga pendidikan
dan sosial yang sampai saat ini terus bertambah.
“Pemkab
Kapuas tetap akan bersinergi dengan Muhammadiyah Kapuas dalam memajukan
perkembangan organisasi dan melayani umat, bahkan juga bila memungkinkan kami
akan mendorong program-program kerja di Kabupaten dan Propinsi agar dapat
disalurkan ke Muhammadiyah Kapuas, karena karakter Muhammadiyah itu tidak
meminta, tetapi bila diberi maka diterima dan disyukuri ” ujarnya disambut
tepuk tangan para hadirin.
Harapan PWM Kalimantan Tengah
Pimpinan
Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PWM Kalteng), Daryana, SE selaku Wakil
Ketua PWM Kalteng mengucapkan selamat dan sukses kepada para pimpinan Daerah
dan Cabang Muhammadiyah Kapuas yang telah dikukuhkan, Ia mengatakan di
Muhammadiyah sebenarnya tidak mengenal tradisi pengukuhan atau pelantikan,
Sebab biasanya setelah serah terima jabatan berlangsung, seketika itu langsung
bekerja untuk Muhammadiyah, Tetapi kita bersyukur bahwa acara pengukuhan dan
memperingati Milad muhammadiyah ini dapat menjadi ajang silaturahmi bagi warga
Muhammadiyah dan warga masyarakat lainnya.
Daryana
juga berpesan , dengan banyaknya amal usaha Muhammadiyah yang telah terbangun
dan akan dibangun, Asset Muhammadiyah dapat dijaga, didata dan didaftarkan
dalam Sistem aplikasi Manajemen Asset Muhammadiyah atau biasa disebut SIMAM ,
karena seluruh asset Muhammadiyah dimanapun tidak ada yang atas nama ketua atau
pengurus, tetapi semua adalah atas nama persyarikatan Muhammadiyah.
“Asset
Muhammadiyah termasuk Masjid-masjid milik Muhammadiyah ini menjadi perhatian
yang serius, untuk dapat dijaga dan diurus dengan benar, dan penunjukan
pengurus masjid juga harus berdasarkan Surat Keputusan dari pimpinan
Muhammadiyah setingkat baik daerah maupun cabang,” harapnya
acara Milad ini ,juga digelar kegiatan aksi Donor Darah dan stand Bazaar UMKM .
Bazaar digelar di halaman Komplek perguruan Muhammadiyah Kapuas, diikuti oleh
masyarakat termasuk dari ortom dan Amal usaha yang diisi dengan berbagai aneka
produk kuliner, aksesoris, kerajinan, dan produk-produk lainnnya. (Bonni Febri)
sumber: www.suaramuhammadiyah.id






Leave a Reply