
KAPUAS, 23 Mei 2026 – Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas menggelar acara Halal Bihalal sekaligus Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Bidang Pendidikan pada Sabtu (23/5), bertempat di Aula Finas Pendidikan Kapuas. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus, tenaga pendidik, serta perwakilan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah se-Kabupaten Kapuas.
Suasana acara terasa hangat dan penuh semangat sejak awal, dibuka dengan penampilan tarian daerah yang memukau yang dipersembahkan oleh siswa SMAS Muhammadiyah Kapuas. Penampilan ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus menunjukkan bakat seni yang dimiliki oleh peserta didik Muhammadiyah.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dipimpin oleh guru pendidikan agama Islam SMAS Muhammadiyah, dan dilengkapi dengan saritilawah (terjemahan dan penjelasan makna) dalam empat bahasa, yaitu Arab, Indonesia, Dayak, dan Inggris. Penampilan istimewa ini dibawakan secara bergantian oleh siswa dari SMAS Muhammadiyah, SMPS Muhammadiyah, dan SDS Muhammadiyah, yang mendapatkan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin atas kelancaran dan kemampuan berbahasa mereka.
Ketua Panitia Pelaksana, H. Ramblan S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat mendalam, baik dari sisi persaudaraan maupun pengembangan pendidikan. “Halal bihalal menjadi sarana mempererat silaturahim antar pengurus, pendidik, dan seluruh elemen di lingkungan Muhammadiyah. Selain itu, rapat kerja teknis ini juga menjadi wadah penting untuk menyusun perencanaan, menyamakan visi, serta menyusun strategi pengelolaan dan peningkatan mutu pendidikan di seluruh AUM Muhammadiyah Kapuas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDM Muhammadiyah Kapuas memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai momen Halal Bihalal sebagai jembatan penting untuk memperkuat hubungan antara pengurus daerah dengan pengelola dan pendidik di AUM Pendidikan.
Lebih lanjut, Ketua PDM juga menekankan pentingnya pengembangan potensi dan bakat yang dimiliki oleh para siswa Muhammadiyah. “Kami berharap berbagai talenta yang dimiliki siswa Muhammadiyah, baik di bidang akademik maupun seni Islam seperti kaligrafi, tilawah, dan pengetahuan agama lainnya, dapat teridentifikasi dan terasah dengan baik,” ungkapnya.
Sebagai langkah nyata, pihaknya merencanakan agar siswa berprestasi dan berbakat tersebut akan dibina secara intensif, bahkan rencananya akan dikirim ke Jawa untuk mengikuti pelatihan dan pembinaan lebih lanjut. Langkah ini disiapkan secara khusus sebagai persiapan matang dalam menghadapi ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) serta berbagai kompetisi keagamaan dan keilmuan lainnya di tingkat yang lebih tinggi.
Kegiatan ini ditutup dengan diskusi dan tukar pikiran terkait pengembangan pendidikan, yang diharapkan dapat melahirkan program-program unggulan dan mencetak generasi muda Muhammadiyah yang cerdas, berakhlak mulia, serta berprestasi di berbagai bidang


Recent Comments